Apa itu kanker serviks alias Kanker Mulut Rahim ?

 Apa itu kanker serviks alias Kanker Mulut Rahim ?Kanker serviks adalah satu dari banyak kanker yang terjadi pada organ reproduksi wanita. Human papillomavirus (HPV) memainkan peran akan timbulnya banyak kasus kanker serviks. Wanita pengidap kanker mulut rahim ini akan mempunyai beberapa gangguan, diantaranya rasa nyeri dan pendarahan saat berhubungan intim.

Ketika terkena HPV, sistem imun tubuh biasanya mencegah virus tersebut berkembang di dalam tubuh. Pada kasus kanker serviks, virus HPV bertahan hidup di dalam tubuh selama bertahun-tahun dan mengubah beberapa sel pada permukaan leher rahim menjadi sel kanker. Kanker serviks biasanya terjadi pada wanita yang berusia lebih dari 30 tahun. Anda mungkin sama sekali tidak mengalami gejala kanker serviks – pada tahap awal kanker serviks biasanya tidak menunjukkan tanda dan gejala. Inilah mengapa pemeriksaan menjadi penting.

Tanda dan gejala kanker serviks pada tahap lanjut antara lain:
Pendarahan pada vagina ketika berhubungan, saat tidak dalam periode datang bulan atau setelah menopause. Basah atau keluar darah pada vagina yang kental dan berbau.
Sakit pada pinggul atau nyeri ketika berhubungan.

Kanker serviks merupakan jenis penyakit berbahaya yang menyerang wanita. Penyebab utama kanker serviks (kanker leher rahim) adalah human papilloma virus (HPV) atau virus papiloma manusia. Virus ini ditemukan pada 77% perempuan yang terjangkit HIV-positif dan sisa nya kepada wanita siapa saja. Di Indonesia kanker serviks merupakan ancaman bagi wanita karena sesuai data yang ditemukan setiap hari 40 wanita yang dinyatakan kanker serviks , 20 diantaranya meninggal dunia. Di dunia setiap dua menit sekali wanita yang telah terdiagnosa kanker serviks meninggal dua menit sekali.

Kurangnya pengetahuan mengenai gejala dan tanda kankers serviks membuat sebagian wanita tidak menyadari. Bahkan kanker ini akan menyerang siapa saja dalam rentan usia yang tak terbatas. Perempuan tidak sadar ketika Human Papiloma Virus (HPV) menyerangnya. HPV , mikroorganisme kecil yang berukaran 55 mm dan memiliki 100 tipe HPV yang dapat menginfeksi kulit sehingga menimbulkan kutil. Virus yang berkembangbiak dan bertahan menyerang sistem kekabal tubuh sehingga memicu kanker serviks.

Pada stadium awal penderita kanker serviks sulit ditemukan gejalanya. Penderita kankers serviks pada awal terinfeksi virus layaknya seperti perempuan normal. Adapun pemeriksaan secara medis dengan bantuan tes pap dapat mendeteksi secara dini adanya gejala kanker serviks. Test pap dapat dilakukan pada usia 21 tahun dan selanjutnya dilakukan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Pada usia 30 akan dilakukan test pap dan juga tes HPV secara terus menerus hingga usia 65 tahun. Adapun gejala lain yang mengarah pada terinfeksinya virus HPV adalah sebagai berikut:

1. Keputihan patogonis
keputihan (flour albus) yaitu keluarnya cairan selain darah dari kewanitaan dalam jumlah banyak . Meskipuun tidak semua keputihan berbahaya akan tetapi jika anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri berikut , anda harus waspada :Keluarnya cairan dalam jumlah banyak, Cairan berubah menjadi kental, Berbau tidak sedap, Berwarna tidak normal (kekuning-kuningan, kehijauan, kecoklatan), Timbul rasa panas dan gatal pada area kewanitaan
keputihan dengan ciri-ciri perlu perhatian serius, konsultasikan dengan dokter spesialis obygn.

2. Sakit pada area kewanitaan
Rasa sakit yang menyerang area kewanitaan disebabkan karena human papiloma virus (HPV) telah berkembang dan mengganggu imunitas tubuh sehingga berakibat perut bagian bawah sakit, muncul sakit pada paha, sakit pada persendiaan panggul saat menstruasi, sakit ketika buang air besar dan sakit ketika berhubungan badan.

3. Pendarahan
Kebanyakan wanita menanggap bahwa pendarahan yang terjadi karena siklus menstruasi yang tidak normal, akan tetapi perlu diwaspadai jika darah yang kelaur dari area kewanitaan anda sering dan berlangsung rutin maka harus memeriksakan segera pada dokter.

4. Nyeri buang air kecil
Kantung kemih yang terinfeksi dengan virus akan mengakibatkan penderita mengalami rasa sakit buang air kecil ini merupakan gejala kanker serviks memasuki stadium lanjut.

5. Timbul rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan seks
Sering menggonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual beresiko tinggi mengakibatkan kanker serviks. Ketika berhubungan intim sering sakit dan mengeluarkan darah disebabkan adanya infeksi pada leher rahim yang parah.

6. Penurunan nafsu makan
Penurunan nafsu makan menyebakan imunitas menurun sehingga rawan terjadi stress, cemas berlebih, dan menggangu energi. Selain itu, ini merupakan tanda awal terjadinya gejala kanker serviks.

7. Bengkak pada kaki
Ketika anda mengalami kaki bengkak tanpa sebab , mungkin ini serangkaian tanda virus penyebab kanker serviks menyerang tubuh anda.

8. Cepat Lelah
Kelelahan yang menandakan anda terjangkit HPV adalah kelelahan tanpa sebab yang menyerang waktu bersantai anda.

Gejala kanker serviks (leher rahim) banyak bergantung pada tingkat stadiumnya. Pada tahap dini (tingkat prakanker), kanker serviks sering tidak menimbulkan gejala sama sekali kecuali keluhan seperti gangguan menstruasi, keputihan, kadang ditemukan adanya perdarahan vagina di luar masa haid, keluhan sakit perdarahan sewaktu melakukan hubungan seks, dan adanya infeksi pada saluran dan kandung kemih. Pada stadium lanjut, kanker serviks dapat mengakibatkan rasa sakit pada panggul, perdarahan yang berbau amis, nafsu makan hilang, berat badan menurun, dan anemia karena perdarahan.

Sumber : bidanku.com

Incoming search terms:

  • kanker mulut rahim
  • apa itu kanker servik
  • tanda awal terjadinya kangker rahim
  • mulut rakim
  • kanker servik yang terjadi pada perempuan
  • kanker rahim tahap awal
  • kangker mulut rahim
  • ciri-ciri kangker mulut
  • apa itu kanker serviks
  • vagina serasa bengkak Dan panas aPa gejala kanker servik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>